Loading...

Wednesday, November 23, 2011

Bersyukurlah karena mencium bau kentutmu!

(Salah satu pesan moral dalam Film Tuhan Berikan Aku KENTUT)

“Di negeri ini kebenaran dan kebetulan tipis bedanya…” 

Patiwa (Keke Soeryo), salah satu kandidat Bupati di Kabupaten Kuncup Mekar, ia harus menjalani operasi medis akibat Dada kanannya tertembak saat berkampanye. Pasca operasi, Patiwa tetap harus menjalani perawatan serius di Rumah Sakit, karena dia harus menunggu hingga keluarnya KENTUT.

KENTUT yang semula dianggap remeh, seketika menjadi persoalan penting dan melibatkan banyak pihak. Sementara hari pemilihan kursi Bupati tinggal sedikit waktu. Kepanikan menimbulkan konflik besar antara pihak Rumah Sakit dengan Tim Sukses Patiwa yang dipimpin perempuan cerdas nan jelita bernama Irma (Ira Wibowo). Situasi ini dimanfaatkan oleh kandidat lawan bernama Jasmera (Dedy Mizwar) yang selalu tampil berapi-api untuk mendapatkan simpati masyarakat. Jasmera bersama Delarosa (Iis Dahlia) penyanyi dangdut yang fenomenal sebagai pasangan Cawabup, selalu
meneriakkan slogan anti kemunafikan dan memiliki program- program kampanye kontroversial serta cenderung nyeleneh. Untuk memperlambat keluarnya KENTUT Patiwa, maka Jasmera meminta bantuan paranormal, dengan harapan agar Patiwa dinyatakan berhalangan tetap, hingga tidak dapat mengikuti putaran kedua.

 Rumah Sakit berubah suasananya. Dokter Kepala, Satpam, dan seluruh karyawan Rumah Sakit semakin kelabakan dengan munculnya para pemburu berita dan beragam kelompok Agama . Mereka berkumpul untuk berdoa bagi kesehatan Patiwa, dengan seremoni yang berbeda satu sama lainnya. Situasi Rumah Sakit tidak lagi nyaman, karna mendadak berubah menjadi ruang politik. Menjadi ruang harapan bagi kepentingan banyak orang. Akhirnya KENTUT menjadi idola dari semua peristiwa yang terjadi. (cinplex21.com) 

Dari riview di atas, kita kembali dipertemukan dengan kebenaran bahwa “Tidak ada satupun ciptaan Allah yang sia-sia”, termasuk kentut. Kentut yang sering kita anggap remeh dan terkadang menyebalkan dan bikin kita malu, ternyata bisa menjadi hal besar di luar dugaan kita.

Dalam frekuensi normal, berkentut adalah hal yang menyehatkan. karena artinya kita bisa mengeluarkan gas berbahaya yang tidak dibutuhkan tubuh. Hanya saja, jika berlebihan juga bisa menjadi maslah. Akan tetapi, yang paling parah adalah seperti apa yang terjadi pada Pattiwa dalam film di atas, bahkan, ada yang menyatakan bahwa tidak bisa kentut bisa menyebabkan kematian. Karena jika kentut tidak dikeluarkan, ia bisa menyebabkan peradangan (iritasi) dari peritoneum, yaitu jaringan tipis yang melapisi dinding bagian dalam perut dan mencakup sebagian besar organ perut.

Nah, mulai sekarang, bersyukurlah ketika kau masih bisa mencium bau kentutmu sendiri ataupun kentut orang lain. karena itu artinya kau masih sehat. Asal jangan kentut terus-terusan...:-)

No comments:

Post a Comment