Loading...

Saturday, November 26, 2011

How to write a paper?

Menentukan Topik 

  1. Cari atau pilih topik yang menarik dan menyenangkan anda, sehingga anda merasa  senang  menghabiskan waktu anda untuk mengerjakannya dengan senang hati, bukan dengan rasa terpaksa.
  2. Menemukan  topik  bisa  jadi  merupakan  pekerjaan  yang  sangat  sulit. Luangkan waktu untuk membaca dan berfikir tentang apa yang akan anda lakukan. Berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang subyek tertentu yang khusus mungkin bisa mendorong anda menemukan gagasan yang bagus untuk paper anda.
  • Subyek apakah yang menarik minat anda?
  • Apa yang menarik bagi anda mengenai sebuah subyek tertentu?
  • Adakah sesuatu yang mengagumkan atau yang membingungkan dalam kaitannya dengan subyek tersebut?
  1. Setelah menemukan topic yang menarik, anda mungkin perlu mempersempitnya sehingga memungkinkan anda menuliskannya dalam ruang yang telah ditetentukan. Topik  tentang  Perang  Dingin,  misalnya, adalah  sebuah  topik  yang  terlalu  luas untuk  sebuah  paper  dengan  10 halaman. Anda harus memfokuskan diri  pada sesuatu yang lebih spesifik dalam kaitannya dengan Perang Dingin. Anda mungkin mempersempit topik tentang Perang Dingin menjadi, misalnya, RivalitasMiliter AS-US  di  Asia Tenggara Selama Perang Dingin.
  2. Salah satu cara untuk menemukan fokus yang lebih spesifik adalah dengan cara brainstorming atau menulis bebas. Cara ini sangat bermanfaat untuk mengeluarkan  gagasan-gagasan yang anda miliki tetapi tidak anda sadari (terpendam).
a)      Duduklah dengan pensil di tangan atau di depan komputer dan tulis apapun yang muncul di benak anda tentang topik yang anda pilih.
b)      Tetaplah menulis selama beberapa menit, misalnya 3-5 menit. Jangan pedulikan  kesalahan  ejaan  atau  tata  bahasa.  Jangan  berhenti  untuk membetulkan kesalahan-kesalahan tersebut.
c)       Setelah selesai, cobalah baca kembali apa yang telah anda tulis. Mungkin anda akan  membuang sebagian besar atau bahkan semua yang anda tuliskan.  Tetapi,  anda   mungkin  akan  menemukan  atau  setidaknya terinspirasi dari apa yang telah anda tuliskan.
d)      Anda mungkin perlu melakukan brainstorming beberapa kali dan mungkin akan sampai pada gagasan yang sangat berbeda.

Sumber-sumber Informasi
  1. Pergilah ke perpustakaan atau sumber informasi lain, misalnya internet untuk menemukan bahan bacaan yang sesuai dengan topik yang ankan anda tulis.
  2. Gunakan sebanyak mungkin sumber bacaan. JANGAN mengandalkan pada satu bacaan sebagai sumber informasi anda.
  3. Jangan  lupa menuliskan sumber-sumber yang anda gunakan: judul, pengarang, penerbit, tempat dan tanggal (tahun) penerbitan. Daftar sumber-sumber yang anda gunakan ini merupakan draft  daftar  pustaka anda.

Menulis Draft
Rancanglah paper anda ke dalam 3 bagian: pendahuluan, isi dan penutup
1. Pendahuluan.
Mulailah dengan sebuah pernyataan umum mengenai sebuah topik dan akhiri dengan pernyataan yang sangat spesifik tentang gagasan utama paper anda. Buatlah  bagian  pendahuluan  anda  sesingkat  mungkin  (1  alinea  biasanya cukup memadai untuk  pendahuluan sebuah paper), tetapi bisa mencapai tujuan-tujuan berikut:
     Memberikan informasi yang memadai kepada pembaca mengenai topik yang anda tulis
     Memberikan informasi kepada penulis mengenai posisi atau sudut pandang anda
     Membangkitkan keingintahuan pembaca dan mendorongnya untuk membaca tulisan anda
3. Isi.
Pada bagian ini anda harus mengelaborasi gagasan anda secara lebih detail. Pecahlah gagasan besar anda ke dalam alinea-alinea.
     Batasi satu gagasan untuk setiap alinea. (Jangan membicarakan lebih dari satu gagasan dalam satu alinea)
     Dukung setiap pernyataan yang anda tulis dengan data, kutipan ataupun narasi (Lihat Q&A Penulisan Paper)
     Gunakan kata-kata transisi yang tepat untuk menghubungkan alinea yang satu dengan yang lain (Lihat Q&A Penulisan Paper)
4. Kesimpulan.
Simpulkan poin-poin  yang  telah  anda  tulis,  berikan  contoh  yang  sangat khusus atau yatakan kembali gagasan utama paper anda.

Menggunakan Catatan Kaki atau Catatan Akhir
Jangan lupa untuk  selalu menambahkan informasi atau kutipan untuk mendukung pernyataan atau gagasan-gagasan anda.
Gunakan catatan kaki atau catatan akhir untuk mengidentifikasi sumber- sumber informasi yang anda gunakan. Catatan kaki muncul di bagian bawah, di halaman yang sama dengan informasi yang anda berikan. Catatan akhir terletak di belakang paper  yang  anda tulis, sebelum anda menempatkan daftar pustaka.
Anda banyak cara penulisan catatan kaki atau akhir. Pilih satu format dan gunakan  secara  konsisten format tersebut dari awal hingga akhir tulisan anda. Cari             informasi mengenai berbagai cara yang berbeda ini         di perpustakaan atau internet!


Menulis Daftar Pustaka
Semua sumber  informasi  (dan  hanya)  yang  anda  gunakan  harus  tercantum dalam daftar pustaka. Menulis daftar pustaka akan lebih mudah jika anda selalu menuliskan sumber  bacaan  yang  anda  gunakan  sejakawal  setiap  kali  anda membaca dan membuat catatan dari informasi yang anda baca. Daftar pustaka harus meliputi semua informasi yang diperlukan, yakni judul, penulis, penerbit, tempat dan tanggal penerbitan.
Dalam bentuk yang sudah final, daftar pustaka ini harus disusun berdasarkan abjad,  sesuai   dengan  nama  akhir  penulis.  Sumber-sumber  tanpa  penulis (ensiklopedi, misalnya)  diurutkan berdasarkan urutan abjad judulnya. Seperti halnya catatan kaki dan cacatan  akhir,  ada berbagai pilihan format untuk menuliskan daftar pustaka.1

Merevisi Draft

  • Draft adalah draft, dan belum layak untuk dikumpulkan atau diserahkan untuk penerbitan di jurnal tanpa revisi. Sebuah paper yang baik jelas jauh lebih  daripada  sebuah  draft  dan  seringkali  memerlukan  waktu  panjang untuk  menyelesaikannya.   Untuk  itu,  last  minutes  paper  sangat  tidak disarankan.
  • Sebelum  merevisi  draft  anda,  diamkan  beberapa  waktu  apa  yang  telah selesai anda tulis untuk memberikan pandangan yang obyektif tentang draft anda.
  • Melakukan revisi mungkin menuntut anda untuk memikirkan ulang gagasan anda,  memperbaiki argument, mengorganisir  alinea  ataupun  mengubah kalimat.       Anda perlu mengembangkan gagasan anda        lebih detail, memberikan bukti ataupun dukungan lain terhadap pernyataan yang anda buat, atau bahkan  menghilangkan  bagian-bagian yang ternyata tidak relevan.
  • Anda mungkin perlu meminta orang lain untuk membaca dan memberikan komentar tentang draft anda. Orang lain biasanya lebih mudah menemukan kelemahan atau kekurangan kita.

Sentuhan Akhir
Jangan korbankan kualitas paper anda dengan kesalahan-kesalahan kecil dan sepele, seperti salah tata bahasa, ejaan ataupun salah ketik. Bahkan sebuah titik atau koma  menjadi sangat penting. Untuk itu membaca kembali paper anda  sebelum  dikumpulkan  untuk  menemukan  kesalahan-kesalahan di atas (proofreading) harus menjadi bagian dari rangkaian proses penulisan paper.

Muhadi Sugiono
Tips untuk Mahasiswa: Your First Draft
msugiono.staff.ugm.ac.id


 Format catatan kaki atau akhir dan daftar pustaka merupakan sebuah rangkaian dari  sebuah sistem penulisan misalnya Chicago, Harvard, Turabian, MLA, dsb. Seringkali,  seorang penulis memilih atau dituntut untuk menuliskan catatan kaki atau akhir dan daftar pustaka yang tidak mengikuti salah satu dari  pilihan-plihan  tersebut.  Tetapi,  tuntutan  terhadap  substansi  mengenai  informasi  yang  harus ditampilkan dan konsistensi penulisan pada dasarnya tetap sama.

No comments:

Post a Comment